Monthly Archives December 2019

Apa itu Kelainan Refraksi?

Kelainan refraksi adalah gangguan yang terjadi pada mata atau penglihatan. Gangguan ini umum terjadi pada setiap orang. Kelainan ini diantaranya adalah miopia, hipermetropia astigmatisma, dan presbiopia.

Kelainan refraksi ini adalah akibat dari cahaya yang masuk ke dalam mata dan tidak jatuh pada retina, sehingga pandangan atau penglihatan tidak dapat fokus dengan jelas. Retina mengubah cahaya menjadi pesan yang dikirimkan ke otak melalui saraf optik untuk diterjemahkan. Otak akan menafasirkan pesan dari retina menjadi gambar atau pandangan yang dilihat. 

Gejala dari kelainan refraksi adalah ditandai dengan pandangan atau penglihatan yang kabur. Gejala tersebut paling umum terjadi pada penglihatan manusia. Gejalan lain dari gangguan penglihatan ini antara lain:

  • Pandangan samar atau kabur atau buram
  • Benda yang dilihat menjadi ganda
  • Memicingkan mata untuk fokus dan memperjelas penglihatan
  • Sakit kepala
  • Pandangan kabur pada malam hari
  • Mata tegang
  • Lingkaran cahaya di sekitar cahaya terang atau silau

Kelainan penglihatan ini dapat terjadi pada semua usia dan jenis kelamin. Kelainan refraksi ini juga dapat dipengaruhi oleh genetik keturunan. Oleh sebab itu mendeteksi adanya kelainan penglihatan pada anak-anak sangat diperlukan agar tidak terjadi perkembangan mata malas. Berikut empat jenis kelainan refraksi.

  • Miopi atau rabun jauh

Kondisi ini adalah jenis kelainan penglihatan di mana mata tidak dapat fokus atau jelas dalam melihat benda pada jarak jauh tertentu. Cahaya yang masuk ke dalam mata jatuh di depan retina, sehingga terjadi bias pandangan dan mengakibatkan pandangan kabur pada jarak jauh. Penderita miopi berat dapat meningkatkan risiko terserang ablasi retina, glaukoma, dan katarak.

  • Hipermetropi atau rabun dekat

Kondisi ini mengakibatkan pandangan jelas pada jarak yang jauh, namun buram pada jarak yang dekat. Umumnya penderita yang mengalami rabun dekat ini tidak menyadari kelainan penglihatan ini saat usia muda. Cahaya yang masuk jatuh di belakang retina. Hal ini disebabkan oleh kornea mata yang kurang cembung. Pada kasus ini, rabun dekat dapat menyebabkan mata tegang sehingga mengakibatkan sakit kepala. Faktor keturunan dapat menjadi salah satu penyebab rabun dekat, namun bisa pula meyerang penderita tanpa riwayat rabun dekat dalam keluarga.

  • Astigmatisma atau silinder

Kelainan refraksi ini dikarenakan mata tidak dapat memusatkan cahaya yang masuk merata ke retina. Cahaya jatuh di depan dan belakang retina. Hal ini dikarenakan cacat pada bagian lengkungan lensa mata atau kornea. Kondisi ini menyebabkan pandangan menjadi kabur dan melengkung pada jarak dekat maupun jauh. Penderita miopi dan hipermetropi dapat mengalami gangguan penglihatan jenis ini pula.

  • Presbiopi atau mata tua

Kondisi ini umumnya terjadi pada usia di atas 40 tahun. Gangguan ini secara bertahap menyulitkan penderita dalam memusatkan pandangan pada benda dalam jarak dekat. Mata tua terjadi secara alami, saat lensa mata secara perlahan mulai kehilanan elastisitasnya seiring bertambahnya usia. Elastisitas inilah yang memengaruhi pandangan dapat fokus pada jarak yang berbeda.

Ada tiga cara yang dilakukan medis untuk menangani kelaian refraksi ini. Anda dapat melakukan pemeriksaan kelainan refraksi ini di dokter mata atau optik.

  • Bedah refraksi

Bedah refraksi adalah penanganan yang dilakukan dokter untuk mengubah bentuk kornea mata secara permanen sehingga dapat mengembalikan kekuatan fokus mata. Bedah refraksi dilakukan berdasarkan kondisi mata anda. Jangan ragu untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter mata, agar anda mendapat bedah refraksi yang sesuai.

  • Kontak lensa

Menggunakan kontak lensa dapat menjadi alternatif bagi anda untuk membantu penglihatan anda. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan tangan anda, dan selalu membersihkan kontak lensa anda serta menggunakannya dengan tepat.

E:\kerja\Arase Digital\Klikdokter tahap 3\565 (hosana-medica.com).jpeg

Sumber: hosana-medica.com

  • Kacamata 

Umumnya penderita kelainan refraksi menggunakan kacamata untuk membantu penglihatan mereka. Cara ini adalah cara paling sederhana dan aman. Anda dapat memeriksakan besar kecilnya ukuran kacamata yang dapat anda gunakan di optik terdekat.

Sumber

Alodokter.com

Atlaseye.sg

Read More

Kenali Jenis Rayap, Serangga Perusak Perabot dan Properti Anda

Rayap, serangga yang buta tuli dan bisu ini memang memiliki ukuran yang tak lebih besar dari seekor semut. Meskipun ia terlihat tidak berbahaya, namun sifat alaminya ternyata bisa menjadi ancaman bagi manusia. Rayap yang juga butuh tempat tinggal dan makan, tak jarang harus bersinggungan dengan kepentingan manusia hingga menyebabkan kerugian yang besar. Namun ada anti rayap jakarta

Rayap Jenis Mana yang Merusak Rumah Anda?

Setidaknya ada ratusan spesies rayap yang hidup di Indonesia, antara  lain Coptotermes, Macrotermes, Microcerotermes sp., Globitermes sulphureus, Schedorhinotermes sp. Dan sebagainya. Namun sebagian besar (sekitar 90%) dari total kerusakan bangunan di Indonesia disebabkan oleh Coptotermes. Rayap dari spesies inilah yang menjadi musuh utama bangunan rumah dan konstruksi gedung di Tanah Air.

Rayap dari genus Coptotermes ini  tergolong ke dalam rayap yang hidup di bawah tanah dengan pembagian kasta dalam koloni meliputi ratu, raja, tentara, pekerja dan reproduksi. Dalam satu koloni rayap, bisa berisi jutaan rayap. Coptotermes membuat sarang di tanah sebab hidup mereka bergantung pada kelembapan.

Untuk mencari makan, rayap tanah ini akan membangun tabung lumpur yang melindungi tubuh mereka dari udara luar yang kering. Dengan ketekunan yang merupakan sifat alaminya, rayap bisa mencapai langit-langit rumah demi menjangkau selulosa pada kayu ataupun sumber makanan lainnya.  

Komposisi dalam Koloni Rayap

Dalam sebuah koloni rayap, akan selalu ada ratu, raja, pekerja, tentara, dan laron yang masing-masing memiliki tugas sendiri, diantaranya

Rayap Ratu dan Raja

Fungsi utama dari ratu dan raja dalam suatu koloni adalah reproduksi. Sebelum menjadi raja dan ratu baru, mereka adalah laron yang terbang meninggalkan koloni induk, jatuh ke tanah lalu melepas sayap untuk mencari tempat bersarang baru. Mereka lalu merawat anak-anaknya  hingga mampu mengambil alih tugas koloni.

Rayap Pekerja

Rayap pekerja merupakan anggota terbanyak dalam sebuah koloni. Tugas pekerja antara lain mencari dan memberi makan, merawat dan menggali sarang. Semua tugas merekalakukan kecuali menjaga sarang dan reproduksi. Kebutuhan akan makanan koloni yang kemudian memicu kerusakan pada struktur bangunan dan perabot rumah manusia.

Rayap Tentara

Rayap tentara bertugas untuk mempertahankan koloni dari serangan pemangsa seperti semut. Dalam menjalankan tugasnya, rayap tentara dipersenjatai dengan rahang besar, cairan dan semburan kimia.

Laron

Laron merupakan bakal raja dan ratu di koloni yang baru. Laron jantan dan betina berpasangan lalu mencari lingkungan ideal untuk kawin. Saat menemukan celah di rumah maupun perabot, mereka akan menyusup dan memulai koloni baru yang sulit dideteksi manusia.

Itulah tadi jenis rayap yang menjadi musuh bangunan dan perabot manusia berikut tugas yang dilakukan rayap dalam koloninya. Dengan mengetahui informasi ini, Anda dapat melakukan tindakan yang perlu demi mencegah serangan rayap sebelum berakibat fatal.

Read More